Pemdes Paloloan Gapura Sumenep Madura, Akan Ajukan Banding Terkait Pemberitaan Sepihak Tentang PKH
Desa.com
Pemerintah Desa Paloloan Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep Madura, akan menanggapi secara serius terkait pemberitaan yang secara sepihak. Karena intruksi pencabuta 3 orang penerima PKH itu bukan mutlak dari pemerintah desa, tapi ada intruksi dari pendamping PKH pak FAISAL.
ABD. RAHMAN Kasi Pelayanan Umum yang akrab disapa MA'MAN merasa di dilegitimasi terkait Berita di media online. Ma'man menuturkan kepada Desa Mandiri.com bahwa dirinya sudah menawarkan diri untuk datang secara bersama-sama kepada ke 3 orang yang akan dicabut. Cuman pada kesempatan itu Pak Faisal tidak sanggup karena ada rapat. Padahal 1 jam kemudian kata Ma'man saya waktu jemput anak di SMPN Gapura, melihat Pak Faisal beriringan dengan SUNAR (BACAKADES Paloloan) menuju ke dusun dimana Penerima PKH itu tinggal, yang kemudian dilakukan pencabutan penerima PKH tersebut. Lah... Kok kami yang diberitakan Mencabut karna Kepentingan Politik Pilkades, ini hoax... Ma'man menjelaskan secara datar dan penuh emosi.
Pemerintah Desa Paloloan Gapura Sumenep Madura tidak terima dengan pemberitaan sepihak tersebut. Pemdes Paloloan akan menuntut balik karena ini adalah pencemaran nama baik pemerintah Desa, bahkan hal ini akan di bawa ke ranah hukum, biar tidak gampang membuat laporan yang ujung-ujungnya juga kepentingan politik pribadinya.
"Saya tidak pernah takut, karena saya tidak mencabut sendiri, tapi pendamping dan SUNAR (bacakades) yang mendatangi rumah 3 orang penerima PKH. Biar masyarakat tahu siapa yang mengedepankan kepentingan peribadi demi kekuasaan, Kami Pemdes atau SUNAR??? Karena saya yakin kebenaran akan selalu keluar sebagai pemenang, Ma'man mengahiri.
Sampai berita ini diturunkan Kepala Desa Paloloan IWAN HARTONO belum bisa di hubungi via telphon.@
Penulis;
VERDI

Komentar
Posting Komentar